Notification

×

Adv

NEGARAWAN NEWS

Tag Terpopuler

Surat Terbuka Indikasi Tak Netralnya Kapolrestabes Medan: Catatan Aliansi Umat Islam terhadap Penataan Penjualan Daging Non Halal

Sabtu, 07 Maret 2026 | Maret 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-07T08:33:58Z
Sumber: Dokumentasi NW, Tahun 2026


Medan, (6 Maret 2026), Aksi Penyampaian Aspirasi Aliansi Umat Islam Selasa, 3 Maret 2026 lalu di Depan Kantor Walikota Medan, berjalan tertib. Masing-masing Ormas Islam, Nahdlatul Wathan (NW), Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI), Kesultanan Melayu Metar Biland, turut hadir menyuarakan kepentingan Umat Islam Kota Medan yang berjumlah lebih kurang 69,17% dari 2,5 juta penduduk, demi harmoni kehidupan umat beragama yang sudah berjalan kondusif seperti sekarang. 



Surat Terbuka NW
Sumber: NW Sumatera Utara, Tahun 2026


Ditujukan kepada Kapolrestabes Medan, Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., tentang Evaluasi Kepemimpinan Kapolrestabes Medan demi Menjaga Netralitas dan Harmoni Sosial, kekecewaan ini didasarkan pada awalnya Kapolrestabes dalam bentuk ketidakhadiran untuk berdiri bersama menjaga kondisi kenyamaan antar umat beragama. Kaitan lain juga, Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) juga Kesultanan Melayu Metar Biland menyatakan Medan sebagai puak Melayu. 


Aliansi Umat Islam Bergerak Karena Nuraninya Terganggu

Sumber: Dokumentasi NW, Tahun 2026


Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Nahdlatul Watan (NW) Provinsi Sumatera Utara, Dr. Iqbal, M.A., di dampingi Sekretaris Dr (C) Misnan, M.Pd. dan Ketua Pemuda NW Kota Medan, Alfi Syahri, M.I.Kom., bahwa gerakan ini murni dilakukan karena terganggunya nurani umat Islam. Indikasi ketidaknetralan yang berbahaya bagi harmoni Umat Beragama Kota Medan jika aparat penegak hukum seperti Kapolrestabes Medan tidak menjadi penjamin keadilan hukum. Bahkan mencederai kepercayaan Umat Islam di Kota Medan. 

Sumber: Dokumentasi NW, Tahun 2026


"Aspirasi disampaikan di depan Kantor Walikota dengan tidak bertujuan bertemu dengan orang nomor satu di Kota ini. Catat juga, hari itu kita semua sedang berpuasa, jelang berbuka, sampai membawa bekal untuk membatalkan puasa Ramadhan yang sedang dijalankan," tegas Ketua NW Sumut. (alf) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update